Indonesia: Siete muertos y 13 heridos causaron dos nuevas explosiones

Kembali terdengar ledakan di Mapolrestabes Surabaya dari jarak sekitar 300 meter dari lokasi, Senin (14/5/2018) pukul 10.07 WIB.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi: Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya Bawa Anak 8 Tahun", https://regional.kompas.com/read/2018/05/14/12102561/polisi-pelaku-bom-mapolrestabes-surabaya-bawa-anak-8-tahun.

Editor : Caroline Damanik
Kembali terdengar ledakan di Mapolrestabes Surabaya dari jarak sekitar 300 meter dari lokasi, Senin (14/5/2018) pukul 10.07 WIB. Kembali terdengar ledakan di Mapolrestabes Surabaya dari jarak sekitar 300 meter dari lokasi, Senin (14/5/2018) pukul 10.07 WIB.(handout) SURABAYA, KOMPAS.com — Empat terduga pelaku peledakan bom di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018) sekitar pukul 08.50 WIB, tewas di tempat. Namun, anak berusia delapan tahun berinisial Ais yang diboncengkan pelaku ditemukan terluka dan dibawa ke rumah sakit. "Anak yang dibawa oleh mereka atas nama Ais. Kita doakan selamat, kita rujuk ke RS PHJ," tutur Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera dalam keterangan pers di Mapolda Jawa Timur, Senin siang. Baca juga: Rekaman CCTV: Motor Paksa Masuk ke Mapolrestabes Surabaya lalu Meledak di Depan Polisi Barung mengatakan, empat pelaku yang tewas sebelumnya memaksa masuk ke Mapolrestabes Surabaya dengan dua motor masing-masing bermerek Honda Beat dan Supra. "Identifikasi akan kami lakukan secepatnya," katanya. Sebelumnya diberitakan, ledakan bom terjadi pada pukul 08.50 WIB di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya. Sebelum dua motor itu datang, ada sebuah mobil Avanza berwarna hitam yang sedang antre untuk masuk. "Sudah kami identifikasi. Mereka yang naik Avanza itu ingin mendapatkan pelayanan pemeriksaan. Kami nyatakan yang bersangkutan bukan pelaku. Yang pelaku adalah rangkaian sepeda motor yang berupaya masuk dengan berbonceng," tuturnya saat diwawancarai KompasTV di Mapolda Jatim. Baca juga: Kronologi Ledakan Bom Motor di Mapolrestabes Surabaya Barung mengatakan, ledakan yang terjadi pukul 08.50 WIB itu berawal dari kedatangan dua motor yang ingin masuk ke Polrestabes. "Di tempat penghentian, ada pemeriksaan untuk registrasi motor yang kemudian terjadi ledakan. Satu motor Supra dan Beat sudah diidentifikasi semuanya yang meledak menyebabkan 4 polisi luka dan 6 warga dirujuk ke RS. Satu anak kecil kita rujuk juga ke RS," tambahnya. Ia secara tegas mengutuk dan memerintahkan aparat agar mengupas kasus terorisme ini hingga ke akar.(Kompas TV) EditorCaroline Damanik Tag: Jawa Timur ledakan bom Mapolrestabes Surabaya Polisi Ungkap Prostitusi Lewat Media Daring di Surabaya PLAY LIST 01:05 Polisi Ungkap Prostitusi Lewat Media Daring di Surabaya 01:02 Prostitusi Online di Surabaya Libatkan Anak 01:39 Korban Penipuan Uang Mainan Minta Polisi Kejar Pelaku 01:38 Inilah Kampung yang Memasok Lontong se-Surabaya 01:21 BPOM Sita Jamu Olahan Dan Akan Uji Kandungan ke Laboratorium 01:01 Surabaya Fever Raih Gelar ke-3 Srikandi Cup 02:11 Kemenag Cabut 4 Izin Penyelenggara Perjalanan Umrah 01:07 Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu Senilai Rp 6 Miliar 01:00 PPATK Siap Telusuri Uang e-KTP ke Puan dan Pramono 01:36 Kemenag Terbitkan Aturan Baru untuk Bisnis Perjalanan Umrah 02:11 Rabu Dini Hari, Alexis Masih Beroperasi 01:14 Ramai Ditolak, Arief Hidayat Akhirnya Dilantik Presiden Komentar Ada 12 komentar untuk artikel ini Kompas.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE Along Herbal Senin, 14 Mei 2018 | 16:15 mau hebat di atas ranjang ? ingin malam anda bersama pasangan begitu bergelora ?hammer solusi nyameningkatkan gairah seksual solusi terbaik untuk menambah ukuran p3nis sesuai keinginan serta menjadikan anda kuat tahan lama bahkan berjam jam aman tanpa efek sampinginfo selanjutnya hub no : kosong - delapan - dua - dua - dua - lima - delapan - lima - dua - tiga - empat - sembilan (0) (0) Tanggapi Laporkan Galaga Senin, 14 Mei 2018 | 15:12 dimana logikanya, ada agama yg menjanjikan surga bagi membunuh manusia (4) (0) Tanggapi Laporkan Sh4ggy Senin, 14 Mei 2018 | 15:01 hidupnda susah trus di kasih tiket expres ke surga siapa yang nggak mau? masalahnya surga yang mana? (3) (0) Tanggapi Laporkan Haryo Penangsang Senin, 14 Mei 2018 | 14:50 dampak dari janji surga (0) (0) Tanggapi Laporkan Hery Marudut Hutabarat Senin, 14 Mei 2018 | 14:25 pecundang, sakit jiwa, idiot.... jgn2 alumni wiro sableng nih (5) (0) Tanggapi Laporkan Othe Othe Senin, 14 Mei 2018 | 13:41 teganya sampai anak2 yg belum mengerti diajak bunuh diri (8) (0) Tanggapi Laporkan Alvin Tambunan Senin, 14 Mei 2018 | 13:39 sedih liatnya..knp rakyat indonesia ada bnyk yg bodoh ya bw anaknya suruh ikut mati lg hadeeeh otaknya di taro dmn ya.. kerasukan setan apa ya (1) (0) Tanggapi Laporkan Anandia Muhammad Senin, 14 Mei 2018 | 13:30 semoga anak yang selamat itu dididik dengan baik dan benar dan tidak mengikuti perbuatan orang tuanya yang goblok (0) (0) Tanggapi Laporkan Supermoon Senin, 14 Mei 2018 | 13:21 maklum simpatisan demo berjilid2... jadi sudah biasa bawa anak kecil, maklum regenerasi... !!! (11) (-2) Tanggapi Komentar Telah Dilaporkan Dickson Wirahadiputra Senin, 14 Mei 2018 | 13:20 jahanam kau teroris !!! mengapa anakmu kau lukai juga. (34) (0) Tanggapi Laporkan Selanjutnya Terkini Lainnya Keluarga Sempat Tak Restui Pernikahan Pasangan Pelaku Bom Surabaya Keluarga Sempat Tak Restui Pernikahan Pasangan Pelaku Bom Surabaya Regional 14/05/2018, 16:18 WIB Ekspresi Auditor BPK saat Dengar Tuntutan 9 Tahun Penjara Ekspresi Auditor BPK saat Dengar Tuntutan 9 Tahun Penjara Nasional 14/05/2018, 16:17 WIB Bayi 10 Bulan Jatuh dari Gendongan Ibu saat Naik Eskalator Bayi 10 Bulan Jatuh dari Gendongan Ibu saat Naik Eskalator Internasional 14/05/2018, 16:16 WIB Bupati Sidoarjo: Curiga Boleh, Menuduh Jangan Bupati Sidoarjo: Curiga Boleh, Menuduh Jangan Regional 14/05/2018, 16:14 WIB Pasca-Bom Surabaya, Pengamanan Polres dan Polsek di Aceh Ditingkatkan Pasca-Bom Surabaya, Pengamanan Polres dan Polsek di Aceh Ditingkatkan Regional 14/05/2018, 16:11 WIB Sandiaga Pastikan Mal di Jakarta Aman Dikunjungi Sandiaga Pastikan Mal di Jakarta Aman Dikunjungi Megapolitan 14/05/2018, 16:08 WIB Fakta dan Hoaks Pascabom Surabaya Fakta dan Hoaks Pascabom Surabaya Regional 14/05/2018, 16:06 WIB Update 15.45, Jumlah Korban Bom di 3 Gereja Surabaya Jadi 18 Orang Update 15.45, Jumlah Korban Bom di 3 Gereja Surabaya Jadi 18 Orang Regional 14/05/2018, 16:04 WIB Terlempar Saat Ledakan, Anak Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya Selamat Terlempar Saat Ledakan, Anak Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya Selamat Regional 14/05/2018, 16:04 WIB Pascabom di Surabaya, Penjagaan Kantor Polres dan Polsek di Bekasi Diperketat Pascabom di Surabaya, Penjagaan Kantor Polres dan Polsek di Bekasi Diperketat Megapolitan 14/05/2018, 15:59 WIB Pengamanan Bandara Internasional Adi Soemarmo Diperketat Pengamanan Bandara Internasional Adi Soemarmo Diperketat Regional 14/05/2018, 15:56 WIB Eksepsi Ditolak, Kasus Ujaran Kebencian Ahmad Dhani Dilanjutkan Eksepsi Ditolak, Kasus Ujaran Kebencian Ahmad Dhani Dilanjutkan Megapolitan 14/05/2018, 15:54 WIB Prabowo: Negara Kita Diganggu Serangkaian Bom, Lawan Terorisme! Prabowo: Negara Kita Diganggu Serangkaian Bom, Lawan Terorisme! Nasional 14/05/2018, 15:53 WIB Terima Harley Davidson, Auditor BPK Sigit Yugoharto Dituntut 9 Tahun Penjara Terima Harley Davidson, Auditor BPK Sigit Yugoharto Dituntut 9 Tahun Penjara Nasional 14/05/2018, 15:44 WIB Pascabom Surabaya, Anjing Pelacak Jaga Mapolresta Malang Pascabom Surabaya, Anjing Pelacak Jaga Mapolresta Malang Regional 14/05/2018, 15:39 WIB Load More Terpopuler 1 Satu Bom Kembali Meledak di Polrestabes Surabaya Pukul 08.50 Dibaca 192.725 kali 2 Warga Sekitar Kaget Terduga Peledakan Bom di Surabaya Itu Ternyata Dita Dibaca 186.772 kali 3 Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya Diduga Berasal dari Satu Keluarga Dibaca 127.997 kali 4 "Banser dan Ansor Tak Akan Membiarkan Kami Sendirian dan Ketakutan..." Dibaca 127.990 kali 5 Ledakan Terjadi di Rusunawa Wonocolo di Sidoarjo Dibaca 110.905 kali Now Trending Jika pada Juni RUU Antiterorisme Belum Selesai, Jokowi Terbitkan Perppu Jika pada Juni RUU Antiterorisme Belum Selesai, Jokowi Terbitkan Perppu Polisi: Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya Bawa Anak 8 Tahun Polisi: Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya Bawa Anak 8 Tahun 5 Pelaku Ledakan Bom Mapolrestabes Surabaya merupakan Satu Keluarga 5 Pelaku Ledakan Bom Mapolrestabes Surabaya merupakan Satu Keluarga Teka-teki Sosok Misterius di Sekitar Mako Brimob Teka-teki Sosok Misterius di Sekitar Mako Brimob Satu Bom Kembali Meledak di Polrestabes Surabaya Pukul 08.50 Satu Bom Kembali Meledak di Polrestabes Surabaya Pukul 08.50 Mapolrestabes Surabaya Diserang Bom dengan Sepeda Motor Mapolrestabes Surabaya Diserang Bom dengan Sepeda Motor Kapolri: Pelaku Utama Bom di Surabaya Baru Pulang dari Suriah Kapolri: Pelaku Utama Bom di Surabaya Baru Pulang dari Suriah Kakak Beradik Meninggal karena Bom, Tak Ada Lagi Gandengan Tangan ke Gereja Kakak Beradik Meninggal karena Bom, Tak Ada Lagi Gandengan Tangan ke Gereja SOCIAL BUZZ Kompas.com @kompascom Keluarga tidak merestui pernikahan keduanya karena perilaku Dita dianggap tertutup dan tidak bisa dekat dengan kelu… httphttps://t.co/7lLZmpYdBq 2 m Kompas.com @kompascom Bayi tersebut meninggal dunia setelah terjatuh ke lantai di bawahnya. https://t.co/sfKYx7jQVn 2 m Kompas.com @kompascom Seusai hakim mengetuk palu tanda berakhirnya sidang, Sigit Yugoharto sempat duduk di kursi pengunjung dan menarik n… https://t.cohttps://t.co/oYI4jf7EKp 2 m Kompas.com @kompascom Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mendatangi rumah terduga teroris di Puri Maharani blok A4/11, Desa Masangan Wetan, Keca… https://t.co/ygfM4GnWgphttps://t.co/R98SYN47GD 2 m KOMPAS TV @KompasTV Duka melanda negeri, aksi teror tak jua berhenti. Peristiwa keji di Rutan Mako Brimob, Depok dan ledakan bom di Sur… https://t.co/C8MHlsqieD#SatuMejahttps://t.co/wKPbjQCynz 6 m Kompas.com @kompascom Masyarakat yang berkunjung ke Polres akan diperiksa dengan santun. https://t.co/7SfKi1wY9P 8 m Kompas.com @kompascom Sandiaga memastikan, mal di Jakarta dijaga dengan baik pasca-bom yang terjadi di Surabaya. https://t.co/75FT7fxZrU 8 m Kompas.com @kompascom Kapolri mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya, Senin adalah satu keluarga. Satu anak selamat… https://t.co/rT0Klp6y1chttps://t.co/S7oXqvtQ8T 8 m Kompas.com @kompascom Banyak informasi beredar di media sosial dan pesan berantai melalui grup percakapan. Ada yang benar, ada yang hoaks. https://t.co/F5PalbS1MO 8 m Kompas.com @kompascom Untuk TKP di Gereja Pantekosta di jalan Arjuno terjadi perubahan jumlah korban jadi 8 korban meninggal, terdiri 7 k… https://t.co/1kcLs30sFuhttps://t.co/F1ojY0yho6 8 m Kompas.com @kompascom 75 Persen Aparatur Desa Non-PNS Belum Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan https://t.co/WJQzd0oOTS 8 m Kompas.com @kompascom Yamaha Bisa Tanpa Tim Satelit di MotoGP 2019 https://t.co/GqKvXUBDtY 9 m Kompas.com @kompascom Tasya Kamila Lulus S2 di Columbia University https://t.co/okocsb4i91 19 m Kompas.com @kompascom Bagaimana Mengatasi Trauma pada Anak? https://t.co/UYw3EXX4mB 19 m Kompas.com @kompascom Kesiapan BMW Jual Mobil Listrik di Indonesia https://t.co/hQ4VYoYFRf 19 m Kompas.com @kompascom Analis: IHSG akan Menguat jika BI Naikkan Suku Bunga Acuan Pekan Ini https://t.co/c3zfekiZs0 21 m Kompas.com @kompascom Penjagaan kantor polres dan polsek di kawasan Bekasi diperketat menyusul bom di Surabaya. https://t.co/D6C6j4LKm0 22 m Kompas.com @kompascom Pihak Lanud Adi Soemarmo mengerahkan 10 personel tambahan untuk membantu pengamanan bandara. https://t.co/TWLomuVAAW 22 m Kompas.com @kompascom "Saya tegaskan bahwa saya Prabowo Subianto dengan seluruh keluarga besar Gerindra, kita mengutuk terorisme," ujar P… https:https://t.co/5llOcf5dMt 22 m KOMPAS TV @KompasTV Waspadai isu terorisme yang ternyata hoaks! Selengkapnya ada di link berikut: https://t.co/f9p1IkFuCy. https://t.co/NZfrYyncqh 27 m

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi: Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya Bawa Anak 8 Tahun", https://regional.kompas.com/read/2018/05/14/12102561/polisi-pelaku-bom-mapolrestabes-surabaya-bawa-anak-8-tahun.

Editor : Caroline Damanik
Kembali terdengar ledakan di Mapolrestabes Surabaya dari jarak sekitar 300 meter dari lokasi, Senin (14/5/2018) pukul 10.07 WIB.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi: Pelaku Bom Mapolrestabes Surabaya Bawa Anak 8 Tahun", https://regional.kompas.com/read/2018/05/14/12102561/polisi-pelaku-bom-mapolrestabes-surabaya-bawa-anak-8-tahun.

Editor : Caroline Damanik
 
Mako Brimob.

 

Al menos siete muertos y 13 heridos causaron las explosiones de dos bombas, una en un departamento y la otra contra una comisaría, en la ciudad indonesia de Surabaya, la segunda en importancia, horas después de los atentados suicidas contra iglesias de esa localidad que causaron 17 muertos.

Al menos tres muertos e igual cantidad de heridos causó la explosión de una bomba mientras era manipulada en una vivienda habitada por una familia de seis personas, un matrimonio y sus cuatro hijos, y la posterior represión policial.

La explosión ocurrió en un departamento ubicado cerca de una comisaría en Siduarjo, a unos 11 kilómetros al sur de Surabaya, indicó a EFE el portavoz de la policía de la provincia de Java Oriental, Frans Barung Mengera.

El vocero policial explicó que tras la explosión, en la que murió la mujer y uno de los hijos, las fuerzas de seguridad ingresaron al piso y encontraron al padre sosteniendo el interruptor de un explosivo, por lo que fue abatido.
"El sospechoso fue abatido con el interruptor en la mano", confirmó Mengera en conversación telefónica con la mencionada agencia.

La Policía investiga si la explosión fue por un error y la pareja pretendía atentar en otro lugar, además de las posibles conexiones con los atentados ocurridos durante la misa del domingo por la mañana.

Además, cuatro atacantes suicidas murieron, y diez civiles y policías resultaron heridos hoy en un atentado explosivo a una comisaría de Surabaya.

Por su parte, el jefe de la Policía Nacional, Tito Karnavian, indicó a la mencionada agencia, que la bomba estaba oculta en dos motocicletas que eran conducidas por cuatro personas de una familia que viajaban con una niña y al llegar al control de seguridad de la entrada de la comisaría el artefacto fue detonado por los suicidas.

El portavoz de la policía dijo que la niña, que tiene 8 años, sobrevivió a la explosión, y cuatro policías y 10 civiles resultaron heridos.

Estos atentados sucedieron después de los ataques a tres iglesias, ejecutados por una familia que regresó de Siria y que fueron reivindicados por el Estado Islámico (EI), son el peor atentado contra esta minoría en Indonesia desde el año 2000.

El padre de familia se suicidó al detonar el artefacto explosivo que llevaba en su coche en la entrada de una iglesia pentecostal, y los dos hijos mayores, de 16 y 18 años, ingresaron en una iglesia católica en moto portando un explosivo.

El tercero de los ataques sucedió en una iglesia protestante en el que la madre de la familia se inmoló junto a sus dos hijas de 9 y 12 años.

Entre los muertos se encuentra un niño de 10 años y el número de heridos ascendió a 45, en un atentado sin antecedentes en Indonesia por el uso de mujeres y niños.

Indonesia, un país de mayoría musulmana donde el 88 por ciento de los más de 260 millones de habitantes practican el Islam, estableció la máxima alerta semanas antes del Ramadán, que comienza mañana, porque son fechas elegidas por yihadistas para cometer atentados.

Además, Indonesia ya sufrió varios atentados yihadistas, entre ellos el perpetrado en la turística isla de Bali en 2002, que causó 202 muertos.

back to top